Pengertian dan Fungsi Laring pada Anatomi Tubuh Manusia

Pada artikel kali ini akan dibahas tentang definisi laring dan fungsi laring pada manusia. Laring adalah suatu saluran pernapasan yang membuka dari pangkal rongga mulut. Laring adalah saluran pembuka pada bagian leher. Fungsi utamanya ialah sebagai tabung yang menghubungkan udara dari tubuh menuju lingkungan atau sebaliknya.

PENGERTIAN LARING

Laring adalah saluran pernapasan yang memiliki bentuk seperti tabung iregular (tak beraturan) yang terletak antara faring dengan trakea. Laring, adalah organ pembuka pada saluran pernapasan. Laring memiliki peran yang sangat penting bagi manusia, mengingat trakea dan oesophagus meiliki letak dan posisi yang sama.

Oleh karna itu, harus ada pengaturan agar makanan yang telah masuk tetap memasuki esophagus. Dengan adanya fungsi laring tersebut yang sebagai pengatur agar proses tersebut dapat berjalan sempurna. Perlu anda ketahui bahwa di dalam laring terdapat beberapa organ pendukung yaitu seperti berikut:

  • Epiglotis

Epiglotis adalah bagian dari laring yang menjulur keluar ke bagian faring. Epiglotis tersebut tersusun atas tulang rawan elastis. Keberadaan epiglotis sangat memiliki peran penting dalam pengaturan pernapasan dan pencernaan. Epilotis tersusun atas sel-sel epitel gepeng (pipih) yang beralih ke epitel silindrin secara berangsur – angsur pada daerah yang mendekati trakea.

  • Pita suara

Pita suara adalah tulang rawan hialin yang mengalami pelebaran pada bagian lumen laring tepat di bawah epiglotis. Pasangan tersebut tulang bagian atasnya membentuk pita suara palsu yang dilapisi oleh lapisan epitel bersilia serta kelenjar mukosa.

Sementara itu, pada tulang bagian yang bawah membentuk pita suara sejati. Jalinan tersebut yang berasal dari serat-serat elastin akan membentuk ligamen vokal yang diselingi oleh otot lurik. Keberadaan otot lurik tersebut dalam laring memiliki peran dalam mengatur tegangan yang berada pada ligamen tersebut. Suara yang muncul merupakan hasil dari tegangan ligamen ketika dilewati udara.

Adapun fungsi laring adalah sebagai berikut:

1. Melindungi tabung trakea dari masuknya makanan

Epiglotis yang terletak di bagian pangkal laring berfungsi untuk melindungi masuknya makanan dan air ketika sedang makan. Epiglotis hanya akan menutup trakea sehingga tabung pernapasan tertutup.

Epiglotis hanya menutup ketika akan menelan makanan, oleh sebab itu apabila sedang makan atau minum maka dilarang untuk berbicara. Jika hal tersebut dilakukan maka yang akan terjadi makanan dan minuman bisa masuk ke trakea.

Jika telah masuk cara keluarnya yaitu dengan tersendak. Tersendak merupakan gerak refleks yang diatur untuk mengeluarkan makanan dan minuan tersebut.

2. Membuka jalan napas

ketika kita sedang tidak menelan makanan, epiglotis yang terdapat pada laring akan senantiasa terbuka agar dapat menyalurkan udara pernapasan dari hidung masuk ke tenggorokan.

3. Menghubungkan faring dengan trakea

Fungsi laring pada pernapasan manusia merupakan suatu tabung pendek yang menghubungkan trakea dengan faring.

4. Mengarahkan makanan masuk ke esofagus

Ketika kita menelan makanan maka epiglotis pada laring akan menutup sehingga makanan akan memasuki esofagus. Oleh karna itu, saluran akan terlindungi dari masuknya zat makanan. Dinding – dinding saluran napas tersebut yang berasilia tidak dapat menerima atau masuknya zat makanan.

Hal ini karna, dapat melukai saluran pernapasan. Jika air telah masuk ke dalam saluran pernapasan maka akan mengendap di paru-paru dan akan menganggu proses pernapasan.

5. Menghasilkan nada suara

Fungsi tulang laring pada manusia yaitu dia akan melebar membentuk pita suara yang tersusun atas jalinan ligamen dan otot lurik. Suara yang ditimbulkan terjadi ketika laring terbuka. Getaran yang ditimbulkan oleh jalinan ligamen ini akan menghasilkan suara karena gesekan dengan udara yang masuk.

Demikialah dari penjelasan tentang definisi dan fungi laring pada pernapasan manusia. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat untuk kita semua.

Leave a Reply