Snorkeling: Selam Dangkal Yang Tak Kalah Menarik Dari Diving

Jika Anda penggemar biota bawah laut, pasti tidak asing dengan istilah Snorkeling (Selam Dangkal). Aktifitas satu ini cocok bagi Anda yang suka mengamati kedalaman bawah laut namun di perairan dangkal. Tempat yang ideal untuk berlatih Snorkeling berada di laut yang hangat dan tenang dengan air jernih. Banyaknya terumbu karang merupakan spot favorit untuk Snorkeling.

Snorkeling atau selam dangkal melibatkan mengamati kedalaman bawah laut dengan bantuan masker menyelam, snorkel dan biasanya fin (kaki katak). Snorkeling dilakukan di perairan dangkal, di mana Anda bisa melihat kehidupan di bawah laut dari permukaan air.

Apa Perbedaan Snorkeling dan Diving?

Yang membedakan Snorkeling dengan Diving adalah:

  • Snorkeling hanya dilakukan di permukaan air, tanpa silinder oksigen dan tanpa perlu benar-benar berada di bawah air.
  • Tanpa kualifikasi khusus dan tanpa panduan. Dalam Snorkeling, Anda bebas menjelajahi dasar laut dengan kecepatan Anda sendiri dan dengan cara Anda sendiri, seringkali tanpa kendala dalam organisasi.
  • Tanpa biaya yang besar. Snorkeling sangat sering dilakukan dari pantai umum, tanpa biaya tertentu.
  • Bisa dilakukan oleh hampir semua umur, karena perenang snorkeling hanya membiarkan diri mereka melayang di permukaan air.

Snorkeling hanya dilakukan di permukaan air saja karena menggunakan peralatan yang sangat standar, dan hanya dapat dilakukan di siang hari karena sangat mengandalkan cahaya sinar matahari.

Peralatan yang dibutuhkan dalam Snorkeling

Hanya ada tiga buah peralatan snorkel yang harus Anda miliki antara lain masker, snorkel dan fin. Ketiga item ini merupakan peralatan dasar untuk Snorkeling.

Ada beberapa peralatan tambahan yang Anda butuhkan juga, seperti:

  • Sunscreen water resistant
    Karena dilakukan di siang hari, besar kemungkinan Anda akan terkena banyak sinar matahari. Untuk melindungi kulit Anda dari sinar UV, Anda bisa menggunakan sunscreen tahan air sebelum masuk kedalam air.
  • Rompi Pelampung
    Alat ini sangat berguna sebagai pelampung. Tidak hanya untuk Anda yang kurang mahir berenang, jika Anda bisa berenang mahir pun rompi pelampung ini masih dibutuhkan untuk alasan keamanan.

Masih banyak peralatan tambahan yang lain seperti sepatu Snorkeling (Fin), sabuk Snorkeling (sebagai pemberat), jam Snorkeling, dan jika Anda ingin mengabadikan momen untuk di unggah di sosial media Anda, penting untuk membawa kamera Underwater.

 

Snorkeling Karimun Jawa

Dimana Anda bisa menikmati Snorkeling di Indonesia?

Banyak destinasi wisata di Indonesia yang terkenal untuk spot Snorkeling seperti Kepulauan Seribu, Karimun Jawa, Bali, Lombok dan pulau-pulau tetangga kecil (Nusa Penida, Kepulauan Gili) adalah tujuan Snorkeling utama di Indonesia.

Pulau kecil Menjangan bisa dikatakan tempat Snorkeling terbaik di Bali, hamparan karang yang indah dan sangat terawat baik, tidak boleh dilewatkan saat Anda berkunjung ke pulau ini. Di luar kawasan ini, Raja Ampat dan 1500 pulaunya, di Sulawesi (Kepulauan Togian, Pulau Bunaken, Pulau Siladen dll), Sumatra atau Taman Nasional Komodo juga menawarkan banyak tempat berkualitas tinggi.

Snorkeling adalah kesempatan besar untuk mengembangkan minat dan keingintahuan untuk kekayaan dunia bawah laut dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *