4 Tips Membeli iPhone Bekas yang Berkualitas

Perkembangan teknologi tak ada matinya, selalu saja ada teknologi terkini dan tercanggih yang diciptakan. Hal ini berlaku juga dengan produk smartphone iPhone. Akan selalu ada upgrade teknologi untuk produk-produk Apple ini. Bagi yang memiliki uang saat iPhone Anda sudah kurang mumpuni, maka Anda bisa segera menukarnya (upgrade) dengan yang baru dengan teknologi yang lebih canggih.

Tapi, bagaimana jika anda tidak bisa mengikuti seri iPhone terkini karena harganya yang mahal. Maka Anda bisa membeli iPhone bekas. Ada beberapa tips untuk anda sebelum membeli iPhone bekas, sehingga nantinya bisa mendapatkan barang yang masih bagus dan berkualitas.

1. Pilihlah Seri iPhone Yang Masih Terkini

Memiliki iPhone merupakan suatu kebanggaan bagi siapapun, rasa bangga dan prestise akan terasa saat anda memakai iPhone. Tak heran banyak orang yang masih memburu iPhone bekas saat ini. Jika Anda sangat berminat ingin membeli iPhone bekas, maka anda harus teliti dan jeli. Jangan memilih iPhone bekas sembarangan, anda harus memilih iPhone bekas dengan tipe terbaru.

Disarankan untuk tidak membeli iphone bekas dengan seri sangat sangat lawas, sebaiknya belilah iPhone bekas minimal seri 6 atau diatasnya, karena seri ini masih cukup layak untuk digunakan. Kamera dan juga spesifikasinya masih bisa bersaing dengan beberapa smartphone lainnya 2 sampai 3 tahun ke depan.

Untuk tipe iPhone 6 ini memiliki penyimpanan 16GB yang cukup leluasa untuk menyimpan file-file pribadi anda. Sementara itu, harga second nya berkisar 2,5 – 3 jutaan, dan untuk iPhone 6 dengan memori 32Gb dan memiliki garansi resminya dijual di pasaran dengan harga 3,5 – 4 jutaan.

2. Membedakan iPhone FU dan SU

Langkah selanjutnya dalam memilih iPhone bekas adalah mampu membedakan iPhone FU dan SU. Ini menjadi tips membeli iPhone bekas yang sangat penting dan harus diperhatikan. iPhone FU ini adalah jenis iPhone dimana tidak “dikunci” secara resmi oleh pabrik pembuat dari iPhone itu sendiri, sehingga tipe iPhone ini bisa digunakan untuk semua jenis SIM card di seluruh dunia. Tentu saja ini sangat fleksibel untuk dipilih dan digunakan, terlebih bagi anda yang sering gonta-ganti SIM card.

Sementara itu, iPhone SU adalah jenis iPhone yang sudah dikunci dengan memakai software. Hal ini membuat iPhone ini hanya bisa memakai satu kartu SIM saja. Proses penguncian iPhone ini dilakukan dengan cara jailbreak yang mana fungsi iPhone ini tidak bisa berjalan maksimal dan normal. Bila Anda ingin mencari aman, maka pilihlah iPhone jenis FU.

3. Cari iPhone yang Masih Memiliki Garansi

Bila anda ingin membeli iPhone bekas secara online melalui situs marketplace, pilihlah iPhone yang masih memiliki garansi resmi. Garansi sangat berguna untuk menjamin kualitas dari iPhone itu sendiri. Harganya biasanya memang sedikit lebih mahal. Tetapi tidak masalah bila kualitas dari iPhone bekas ini lebih terjamin.

Untuk memperoleh dan membeli iPhone bekas, anda tidak boleh terburu-buru agar memperoleh iPhone yang berkualitas dan bagus. Anda harus paham bahwa sebenarnya tidak ada iPhone garansi internasional, yang ada hanyalah garansi regional. Pemakai Iphone bisa mengklaim garansi itu di negara pembuat iPhone tersebut. Untuk mengetahui jenis garansinya, maka Anda bisa melihat di bagian dus untuk kode negara pembuat iPhone.

4. Perhatikan IMEI dan Jangan Membeli iPhone Refurbished

Ada baiknya saat membeli Iphone bekas, anda harus selalu mengecek nomer IMEI. Pastikan barang ini masih komplit dan bagus sesuai dengan nomer IMEI. Nomer IMEI ini digunakan untuk mengetahui waktu produksi dan sisa garansi dari iPhone sehingga anda mengetahui data dari pemilik iPhone bekas yang sebelumnya.

Baca juga: Cara Cek IMEI Kemenperin (Kementerian Perindustrian)

Selain itu, disarankan untuk tidak membeli iPhone refurbished. Refurbished adalah barang yang sudah direkondisi yang mana awalnya sudah rusak lalu diperbaiki menjadi seperti baru. Harganya memang jauh lebih murah, tapi tidak menjamin bisa awet. Takutnya, akan ada masalah yang dihadapi saat anda menggunakan iPhone refurbished.

Leave a Reply