Jenis Properti dalam Bisnis Real Estate

Diantara kita tentunya sudah sering kali mendengar istilah real estate karena bisnis ini memang berkembang sangat pesat di Indonesia. Seperti halnya di Jakarta, banyak perusahaan real estate yang sudah sukses melebarkan sayap dan mencapai target terbaiknya.

Real estate sendiri sebenarnya merupakan produk properti yang terdiri atas tanah dan bangunan diatasnya. Real estate juga termasuk ke dalam sumber daya alam seperti mineral, air atau bidang pertanian.

Sementara bisnis real estate merupakan bidang bisnis yang kegiatan utama dalam pergerakan bisnis mereka adalah menjual, membeli atau menyewakan berbagai produk properti yang sudah kami sebutkan sebelumnya. Jenis real estate sendiri terbagi atas beberapa kelompok, berikut informasinya untuk Anda.

Jenis Properti dalam Bisnis Real Estate

Tempat Tinggal atau Hunian Keluarga

Jenis real estate yang sangat potensial dijalankan adalah properti hunian keluarga. Jenis investasi real estate ini memberikan hasil yang sangat stabil karena apapun kondisi perekonomian yang sedang terjadi, masyarakat akan selalu butuh tempat tinggal yang memadai.

Perkantoran

Sebagian besar permintaan terhadap kantor berasal dari perusahaan yang membutuhkan tempat didalam divisi untuk memenuhi berbagai fungsi seperti kantor untuk direksi, kantor administrasi, gudang, kantor produksi, kantor operasional dan sebagainya.

Jadi, ketika suatu perusahaan terus berkembang, maka permintaan gedung kantor yang lebih besar juga akan semakin besar. Investasi di bidang real estate ini sangat bagus. Namun kelemahannya juga ada.

Beberapa kelemahan jenis real estate perkantoran yang menjadi pertimbangan adalah ketika ‘pasar’ yang cenderung sensitif terhadap kinerja perekonomian hadir menjadi masalah yang seharusnya dipecahkan. Selain itu, gedung perkantoran juga memiliki biaya operasional yang tinggi dimana hal ini akan sangat membebankan keuangan jika Anda sudah kehilangan pasar.

Bangunan Ritel dan Perdagangan

Saat ini terdapat berbagai jenis properti untuk keperluan ritel dan perdagangan. Sebagai contoh adalah pusat perbelanjaan, mall dan ruko yang lokasinya strategis dengan jalan raya. Pada akhirnya besaran permintaan terhadap properti ritel dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu lokasi, tingkat kepadatan dan pendapatan penduduk, dan juga pertumbuhan ekonomi sekitar.

Properti ritel jika dilihat dari perspektif ekonomi memiliki kinerja terbaik di negara-negara yang berkembang terlebih ketika pertumbuhan penjualan ritel cenderung tinggi. Jika Anda melakukan investasi di bidang ini, hal menguntungkan yang didapatkan adalah tingkat pengembalian yang lebih stabil jika dibandingkan dengan gedung kantor yang sebelumnya dijelaskan.

Properti Manufaktur dan Industri

Investasi di bidang properti industri biasanya membutuhkan biaya operasional yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan properti gedung kantor dan ritel. Investasi yang dilakukan ada berbagai macam mulai dari gudang, manufaktur, tempat penelitian dan pengembangan perusahaan, serta lokasi distribusi.

Ketika melakukan investasi pada jenis properti, terdapat beberapa faktor yang harus menjadi bahan pertimbangan Anda. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan tersebut diantaranya adalah ketinggian langit-langit atap, lokasi yang berdekatan dengan transportasi utama seperti dermaga laut atau rel, kemampuan memuat barang dan sebagainya.

Anda harus tahu bahwa setiap tahun bisnis real estate selalu mengalami perkembangan. Hal tersebut karena harga tanah juga biasanya semakin tahun semakin mahal. Karir di bidang real estate sendiri juga melibatkan banyak keahlian dan kemampuan mulai dari arsitek, insinyur, kontraktor, sampai akuntan. Sehingga tentu saja industri ini menjadi salah satu bidang industri yang sangat menggiurkan untuk dijalankan.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *