Mengenal Mata Uang Digital (Bitcoin)

Mengenal Mata Uang Digital Bitcoin

Beberapa tahun belakangan ini publik tengah dibuat penasaran untuk lebih mengenal apa itu Bitcoin?. Mata uang digital yang dikembangkan sejak tahun 2009 ini dianggap sebagai salah satu investasi yang menarik dan menguntungkan bagi para investor.

Menurut penelitian, setidaknya lima persen orang berusia di bawah 35 tahun lebih memilih berinvestasi dalam Bitcoin daripada investasi konvensional seperti obligasi, saham atau properti. Apa yang membuat mata uang virtual ini begitu menarik?

Awal Kemunculan Bitcoin

Bitcoin atau sering disingkat dengan BTC merupakan sebuah alat pembayaran digital yang dikembangkan oleh seorang atau grup programmer dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Mata uang virtual ini disebut-sebut sebagai mata uang digital pertama di dunia dengan konsep ‘open source’.

Konsep ini membuat kode sistem Bitcoin bisa dilihat, diperiksa, bahkan dimodifikasi oleh semua orang tanpa ada pengaruh dari penciptanya. Tak mengherankan jika dalam perjalanannya banyak orang mulai mengerjakan kode sistem Bitcoin sehingga berbeda dari rancangan awal yang dikembangkan oleh Satoshi.

Karakter Bitcoin

Bitcoin sebenarnya tak berbeda dengan mata uang Rupiah maupun Dollar, hanya saja tersedia dalam konsep digital. Uniknya, Bitcoin tak tercantum dalam sistem perbankan, dengan demikian mata uang virtual ini tak terkait dan tidak dikendalikan oleh pemerintah.

Sistem pertukarannya pun tidak dikelola oleh operator manapun melainkan dilakukan langsung antar pengguna tanpa perantara (peer-to-peer). Sekilas, konsep Bitcoin tampak seperti eGold atau Paypal, namun jauh berbeda.

Bitcoin bisa dikirimkan kemana saja, kapanpun dan darimana saja dalam hitungan detik hanya bermodalkan smartphone dan koneksi internet. Setiap transaksi pertukaran mata uang ini terekam dalam sebuah database Blockchain dan tercatat secara live, transparan dan tersebar ke jutaan server.

Database Bitcoin yang bersifat terdistribusi dan desentralisasi membuat setiap orang yang hendak memalsukan transaksi di database Blockchain harus meretas jutaan server di saat yang bersamaan. Jadi, sulit sekali bagi pengguna Bitcoin untuk berlaku curang.

Meski transaksi Bitcoin bisa dilihat oleh siapa saja, namun transaksi tersebut bersifat pseudonymous (anonymous transactions), sehingga membuat Bitcoin rawan untuk digunakan dalam transaksi ilegal seperti transaksi pembelian obat-obatan terlarang.

Bagaimana Cara Menggunakan Bitcoin?

Untuk bisa menggunakan Bitcoin, Anda harus membeli Bitcoin yang dijual di marketplace yang menyediakan Bitcoin Exchange dan memiliki Bitcoin Wallet yang terinstall di kedua belah pihak. Setelah menginstall Bitcoin Wallet di smartphone, tablet atau PC, nantinya Anda akan memiliki Bitcoin Address (nomer rekening bitcoin).

Transfer Bitcoin dilakukan dengan cara membuka aplikasi Bitcoin Wallet, kemudian masukkan Bitcoin Address akun tujuan dan jumlah Bitcoin yang hendak ditransfer, lalu kirim. Biaya transfer Bitcoin ini cukup murah bahkan bisa gratis tergantung pada kecepatan transaksi yang Anda inginkan.

Jika ingin mempercepat transaksi, biasanya Bitcoin Wallet Anda akan dikenai biaya sekitar Rp 500 – 3.000 berapapun jumlah Bitcoin yang ingin Anda kirimkan. Transaksi ini juga bersifat irreversible sehingga tidak bisa dibatalkan setelah dikirim ke orang lain kecuali orang tersebut bersedia mengembalikannya.

Di Indonesia, salah satu platform yang menyediakan fasilitas jual-beli bitcoin adalah INDODAX. Website ini menjadi marketplace dan juga forum tempat berkumpulnya orang-orang yang tertarik dengan dunia Bitcoin. Tak terbatas pada Bitcoin, ada juga cryptocurrency lain seperti Litecoin, Ethereum, Ripple, dan lainnya yang bisa di-perjual-belikan langsung dengan mata uang rupiah.


Kabarnya, jumlah Bitcoin didunia ini sangat terbatas, hanya sekitar 21 juta saja di sistemnya, hal ini membuat permintaan terhadap mata uang virtual ini cukup tinggi. Maka tak mengherankan jika nilainya selalu naik bahkan sempat mencapai Rp 200 juta per 1 Bitcoin. Menarik bukan? Semoga ulasan diatas dapat menjadi referensi agar lebih Mengenal Apa Itu Bitcoin.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *