Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Budaya menjadi istilah yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat sehari-harinya. Apakah Anda mengerti arti budaya? Mungkin Anda sudah mengerti tentang budaya. Namun secara keseluruhan masih ada beberapa orang yang belum mengerti apa itu budaya.

Budaya memang telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Budaya tidak hanya terbentuk dari seni saja tetapi termasuk agama. Hidup di Indonesia berarti hidup dalam negeri yang kaya akan budaya. Karena di setiap penjuru daerah mempunyai budayaannya masing-masing.

Budaya yang ada di Indonesia saat ini mulai tergerus budaya asing. Dan tidak sedikit yang lebih mengenal budaya asing tersebut. Tak heran anak-anak muda jaman sekarang kurang begitu mengenal budayanya sendiri karena adanya pengaruh budaya asing yang masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengerti dan mengenal budaya negara sendiri, agar budaya di Indonesia tetap terjaga.

Budaya berasal dari kata Sansekerta yaitu budhayah, buddhayah adalah bentuk jamak dari buddhi, budhi sendiri berarti akal. Jadi jika dikaitkan budaya memiliki makna budi dan akal manusia. Secara harafiah budaya merupakan cara hidup yang terus berkembang.

Perkembangan inilah yang kemudian diturunkan ke generasi selanjutnya. Sedangkan pengertian budaya menurut para ahli dapat mempermudah pemahaman akan arti budaya.

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Berikut pengertian budaya menurut ahli dari dalam maupun luar negeri.

  • Edward Burnett Taylor

E.B Taylor merupakan seorang antropolog asal Inggris. Ia menjabarkan budaya sebagai sesuatu yang komplek. Hal-hal yang termasuk dalam budaya meliputi pengetahuan kepercayaan, kesusilaan, hukum, kesenian, adat istiadat serta kebiasaan yang didapatkan dalam masyarakat.

  • Melville Jean Herskovits

M.J Herskovits adalah seorang antropolog Amerika. Ia adalah seorang yang membantu membangun studi Afrika-Amerika di akademisi Amerika. M.J Herskovits mendefinisikan budaya sebagai suatu hal yang turun-temurun dari generasi ke generasi. Hingga kemudian disebut superorganik.

  • Koentjaraningrat 

Koentjaraningrat adalah seorang antropolog Indonesia. Mendefinisikan budaya sebagai sebuah sistem gagasan dan rasa. Budaya juga merupakan sebuah tindakan dan karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

  • Ki Hajar Dewantara

Kebudayaan merupakan buah budi manusia yang berasal dari hasil perjuangan manusia terhadap zaman dan alam. Hal tersebut menjadi bukti kejayaan hidup manusia dalam mengatasi rintangan serta kesukaran demi meraih keselamatan dan kebahagiaan.

Ciri-Ciri Budaya

Budaya memiliki sifat selektif. Apa maksudnya bersifat selektif? Maksudnya adalah budaya mencerminkan pola perilaku dan pengalaman manusia secara terbatas.

Ciri budaya yang kedua adalah bersifat etnosentrik. Maksud dari etnosentrik adalah memandang budaya sebagai yang terbaik.

Selanjutnya ciri budaya merupakan unsur yang saling persisten satu dengan yang lain.

Ciri-ciri budaya yang keempat yaitu memiliki sifat dinamis. Maksudnya budaya merupakan sebuah sistem yang mengalami perubahan dari masa ke masa.

Dan ciri budaya terakhir yaitu dapat diteruskan atau diwariskan dari generasi ke generasi. Karena budaya merupakan hal yang harus dipelajari.

Jenis-Jenis Budaya

Adapun jenis budaya terbagi menjadi dua yaitu budaya kebendaan dan budaya bukan kebendaan. Apakah sebelumnya Anda pernah mendengar jenis-jenis budaya?

Budaya kebendaan bersifat material. Budaya jenis ini dapat dilihat dengan jelas karena mempunyai bentuk fisik.

Dan jenis budaya kebendaan ini melekat dalam kehidupan kita. Budaya kebendaan berupa jenis makanan, bentuk rumah, serta bentuk bangunan.

Sedangkan budaya bukan kebendaan tidak dapat dilihat dengan jelas. Budaya jenis ini hanya bisa dirasakan dipahami.

Yang termasuk dalam jenis budaya bukan kebendaan adalah ide, gagasan, kepercayaan, dan beberapa hal lain yang tidak dapat dilihat nyata.

Unsur-Unsur Budaya

Dalam masyarakat, kebudayaan sendiri terdiri dari unsur-unsur yang berkaitan. Adapun unsur-unsur tersebut berjumlah 7 unsur.

Ketujuh unsur tersebut disimpulkan oleh ahli antropologi Clyde Kay Maben Kluckhohn. Ketujuh unsur tersebut kemudian disebut unsur kultural universal.

  • Sistem bahasa

Merupakan sistem perlambangan manusia agar dapat saling berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan.

  • Sistem pengetahuan

Merupakan segala sesuatu yang diketahui oleh manusia, seperti misalnya alam sekitar, waktu, sifat dan tingkah laku manusia.

  • Sistem organisasi kemasyarakatan

Merupakan sistem yang dibutuhkan manusia yang cenderung selalu hidup berkelompok. Contohnya adalah sistem kekerabatan.

  • Sistem teknologi

Fungsi dari adanya sistem teknologi adalah mempermudah manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Seperti contohnya alat transportasi, alat produksi, tempat berlindung.

  • Sistem ekonomi

Merupakan sistem untuk memenuhi kebutuhan manusia. Manusia memiliki pekerjaan guna memenuhi kebutuhan, seperti meramu, berburu, bertani dan beternak.

  • Sistem religi

Religi merupakan kepercayaan manusia akan kehadiran Tuhan. Sehingga fungsi dari religi ini yaitu sebagai bentuk hubungan manusia dengan Tuhan.

  • Sistem kesenian

Merupakan sarana bagi manusia dalam mengekspresikan kebebasan serta kreativitasnya, seperti contohnya seni tari, seni rupa, seni sastra.

Sedangkan jika melihat unsur budaya secara umum terdiri dari perilaku, gaya berpakaian, kebiasaan dan adat-istiadat.

Macam Kebudayaan Yang Ada Di Indonesia

Yang termasuk dalam budaya Indonesia adalah kebudayaan nasional, kebudayaan lokal hingga kebudayaan asing yang telah ada di Indonesia sebelum merdeka.

  • Kebudayaan nasional

Kebudayaan nasional merupakan cerminan dari nilai-nilai luhur suatu bangsa.

  • Kebudayaan lokal

Bisa juga disebut dengan budaya daerah. Ada 3 macam kebudayaan menurut parsudi suparlan.

Yang pertama berlandaskan pancasila dan UUD 45. Yang kedua merupakan kebudayaan suku bangsa dan ketiga kebudayaan umum lokal.

Penyebab Adanya Perbedaan Budaya

Dengan keragaman budaya yang ada di Indonesia, setiap tempatnya tentu mempunyai budaya yang berbeda. Lalu apa yang menyebabkan terjadinya perbedaan?

  • Adat istiadat

Nilai adat istiadat dari setiap masyarakat tiap daerah berbeda. Seperti contohnya, adat istiadat masyarakat Sumatera berbeda dengan masyarakat Jawa.

  • Lingkungan

Contoh dari faktor lingkungan yang menjadi pembeda adat istiadat misalnya adalah lingkungan di supermarket berbeda dengan lingkungan di pasar.

  • Tradisi

Norma dan nilai dalam masyarakat berbeda antara masyarakat suatu daerah dengan daerah lain.

  • Suku

Keberagaman suku di Indonesia mempunyai nilai dan norma yang berbeda pula.

Contohnya, di Sumatera Barat perempuan menjadi pihak yang melamar sedangkan di Jawa, pria merupakan pihak yang melamar.

Keragaman Budaya Di Indonesia

Budaya di Indonesia yang beragam inilah yang kemudian menjadikan ciri atau keunikan dari masing-masing daerahnya. Contoh dari keragaman budaya yaitu bahasa daerah, rumah adat, pakaian adat, kesenian daerah.

Bahasa daerah yang digunakan di Indonesia juga beragam karena suku yang ada di Indonesia juga beragam. Begitu juga rumah adat dari setiap daerah berbeda dengan cirinya masing-masing karena menyesuaikan dengan kondisi alamnya.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *