Keuntungan Investasi Emas

Emas di bumi ini termasuk sebagai barang langka yang terbatas jumlahnya, sehingga termasuk sebagai barang berharga, yang memiliki nilai tertentu yang cukup stabil dari waktu ke waktu bahkan cenderung naik. Oleh karenanya maka emas sejak jaman dulu telah digunakan sebagai uang dan disebut sebagai logam mulia. Berikut ini adalah keuntungan investasi emas.

Modal Awal Kecil

Jika ingin mulai melakukan investasi emas maka tak perlu modal awal yang besar, hingga berpuluh-puluh juta, bisa investasi emas mulai dari nilai yang kecil, cukup dengan uang sebanyak 600 ribu Rupiah saja sudah bisa membeli emas sebanyak 1 gram dan langsung memulai investasi emasnya.

Dana yang diperlukan untuk melakukan investasi di logam mulia emas ini tidaklah harus besar. Sehingga investasi emas ini relatif cukup terjangkau bagi siapapun yang ingin melindungi aset kekayaannya. Kini sudah tersedia fasilitas cicilan pembelian emas, jadi bisa dengan menyisihkan sebagian dari penghasilan perbulannya guna mencicil pembelian logam mulia.

Risiko Rendah

Investasi emas ini juga kecil risikonya. Jadi relatif aman bagi tipe investor apapun. Sangat disarankan bagi investor pemula, dan disarankan juga sebagai investasi wajib yang harus dimiliki sebelum dan selain membeli jenis investasi yang lainnya. Nilai emas ini relatif stabil dari waktu ke waktu. Tak seperti jenis investasi di sektor keuangan, yang memiliki pergerakan yang dinamis serta drastis, lonjakan naik maupun turunnya.

Harga emas juga mengalami naik dan turun pada saat-saat tertentu, namun lonjakannya tidak akan terlalu drastis, dan momen ini bisa menjadi kesempatan terbaik untuk melakukan pembelian emas pada saat harganya sedang mengalami penurunan dan lalu bisa menjualnya kembali pada saat harganya mengalami kenaikan di waktu berikutnya, demikian seterusnya. Namun secara akumulatif dan jangka panjang maka nilai harga emas akan relatif stabil kenaikannya. Dipastikan akan selalu naik, dengan kenaikan seiring laju inflasi.

Melindungi Nilai Asset Kekayaan

Dikarenakan nilai emas yang relatif stabil inilah, maka emas mampu melindungi nilai asset kekayaan agar tak mengalami penurunan nilai tergerus oleh tingkat inflasi. Jika diamati maka nilai emas akan naik mengikuti laju inflation rate dari waktu ke waktu. Sebagai contoh jika pada sekitar tahun awal tahun 2000 an harga emas per gramnya masih sekitar 300 ribu Rupiah maka kini 20 tahun kemudian harganya mencapai sekitar 600 ribu Rupiah per gramnya, hal ini seimbang dan mengikuti laju tingkat inflasi yang terjadi.

Dengan demikian maka kekayaan yang dimiliki tak akan tergerus menurun oleh adanya laju inflasi dari tahun ke tahun. Bahkan dapat dijamin bahwa nilai emas itu sampai kapanpun tak akan pernah mengalami penurunan apalagi hingga menjadi 0. Kalaupun ada suatu saat tertentu harga emas mengalami penurunan oleh suatu sebab hal tertentu maka dapat dipastikan dalam jangka waktu yang tak terlalu lama nilainya akan meningkat lagi bahkan bisa lebih tinggi jumlah kenaikannya jika dibandingkan dengan jumlah penurunannya, dan akan selalu berimbang dengan nilai tingkat inflasi dari waktu ke waktu.

Baca juga: Investasi Emas Sebagai Aset Finansial

Tingkat Likuiditas yang Tinggi, Mudah Dicairkan

Logam mulia emas ini juga tinggi tingkat likuiditasnya, yakni mudah pencairannya. Jadi sewaktu-waktu bisa dengan mudah dicairkan, ditukarkan emasnya menjadi uang tunai dengan cepat.

Fleksibel dan Beragam Bentuknya

Keuntungan lainnya lagi dari investasi emas ini ialah karena bisa dalam beraneka macam bentuk, yakni bisa berupa emas batangan, atau mata uang dinar hingga dalam bentuk berbagai jenis perhiasan, bisa berupa cincin atau kalung atau giwang, atau bahkan bisa juga dalam bentuk jam dan lain sebagainya. Jadi akan sangat fleksibel da banyak ragam bentuknya. Juga masih bisa dijual dengan nilai yang tetap tinggi sepanjang karatnya masih banyak.

Jadi akan sangat menguntungkan jika melakukan investasi pada logam mulia, emas ini.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *